DAY 1-----------------------------------------
PENDAHULUAN
Pada umumnya orang berpendapat bahwa menjadi penyanyi adalah karena bakat sejak lahir. Bagi orang yang merasa tak memiliki bakat tersebut tentu akan menjadi pesimis dan membiarkan sebuah kesempatan berlalu begitu saja. Namum benarkah anggapan masyarakat tersebut?
Menurut survey dari orang-orang sukses dan menjadi ahli di bidangnya, bakat hanya sebagian kecil peranannya, bahkan ada yang tidak memasukan sebagai kunci sukses mereka. Resep berhasilnya adalah belajar, berlatih, mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya, tak lupa selalu berdoa. Termasuk dalam menyanyi. Walaupun bakat dianggap sebagai modal awal untuk orang dapat melangkah, tak dapat dipungkiri peranan latihan sangatlah besar.
Sebenarnya berlatih menyanyi sudah diajarkan sejak masih bayi. Disengaja atau tidak, para orang tua umumnya memperkenalkan nyanyian kepada si anak, sewaktu masih bayi. Kemudian setelah dapat berbicara mereka mengajarkan menyanyi. Bernyanyi secara benar pada umumnya dapat dimulai pada usia 8 tahunan. Karena pada usia tersebut, anak bisa diajak belajar serius dan dapat mengerti perintah-perintah yang bersifat teknis.
Bagi anda yang ingin belajar bernyanyi, nah, berikut ini ada 5 langkah praktis untuk bisa menyanyi dengan baik dan benar :
1. Teknik Pernafasan (Ini merupakan motor penggerak)
Dalam bernyanyi, pernafasan itu sangat penting karena bernafas dengan baik akan sangat membantu dalam membentuk suara serta dapat memenuhi prasering atau panjang dan pendeknya suatu kumpulan nada seperti yang diminta oleh pencipta lagu.
Ada bermacam-macam pernafasan, yaitu :
Pernafasan CLAVICULAIR (dengan memakai pundak)
Pernafasan COSTROL (dengan dada)
Pernafasan DIAFRAGMA (ini yang paling baik)
Proses atau cara melatih pernafasan yan baik :
• Tarik nafas atau hirup nafas anda dalam 8 hitungan (8 detik) : 1 2 3 4 5 6 7 8
• Tahan nafas saudara dalam 4 hitungan (4 detik) : 1 2 3 4
• Keluarkan nafas saudara dengan berdesis dalam 8 hitungan : 1 2 3 4 5 6 7 8
Bisa juga hal itu disebut 8 4 8 karena menghirup nafas dalam 8 hitungan, menahan nafas dalam 4 hitungan dan mengeluarkan nafas dalam 8 hitungan.
Lakukan latihan itu berulang-ulang, dan saat mengeluarkan nafas, desis anda bisa diganti dengan mengucapkam mo atau me atau mu, dll.
2. Intonasi (Penguasaan Notasi)
Intonasi adalah pembidik nada yan tepat atau menyanyikan nada dengan tepat. Untuk bisa memiliki intonasi yang baik, kita sebaiknya berlatih dengan alat music seperti piano atau keyboard supaya nada yang kita mainkan pasti dan terkontrol.
Tapi hal ini dapat diakali jika kita tidak memiliki alat music tersebut. Kita bisa merekam suara piano tersebut di handphone kita dan kita dapat pelajari sewaktu-waktu.
Contoh: Kita dapat memainkan tangga nada C kemudian D dan E secara berurutan di piano atau gitar(mungkin kita bisa minta teman kita untuk memainkannya), kemudian kita rekam di handphone.
Nada yang dapat direkam mungkin adalah sebagai berikut.
Secara Ascending Do Re Mi Fa Sol La Si Do dan Descending yaitu Do Si La Sol Fa Mi Re Do atau
Secara Ascending Do Mi Re Fa Mi Sol Fa La Sol Si La Do Si dan Descending yaitu Do La Si Sol La Fa Sol Mi Fa Re Mi Do.
Anda bisa melakukan variasi lain misalnya
Do Re Mi Fa Re Mi Fa Sol Mi Fa Sol La Si Sol La Si Do dan Descending Do Si La Sol Si La Sol Fa La Sol Fa Mi Sol Fa Mi Re Fa Mi Re Do
DAY 2-----------------------------------------
Pembentukan vokal juga mempengaruhi bagaimana kamu akan bernyanyi, apakah klasikal, pop, atau yang lain, misalnya jika klasik, kamu harus mengucapkannya dengan tegas dan serius .
Langkah berikutnya adalah mempersiapkan organ tubuh lain yang utama untuk bernyanyi yaitu mulut. Mulut kita adalah jalan keluar suara kita. BTW, suara adalah sebuah gelombang mekanik (longitudinal) karenanya ia butuh media untuk menciptakan dan membentuk suara yang keluar
Pada umumnya semua orang dapat bernyanyi. Suara yang belum baik dapat diperbaiki dengan mempelajari teknik bernyanyi, berusaha mencari resonansi yang tepat, berlatih dengan tekun, sampai dapat menghasilkan suara yang bermutu baik.
TeKnIk DaLaM BeRnYaNyI
Ada 2 jenis pernapasan yang digunakan dalam teknik vokal yaitu :
1. Pernapasan perut , fungsi pernapasan ini menghasilkan suara yang keras, tetapi tidak begitu baik digunakan dalam bernyanyi.
Jika hendak melakukan aktivitas suara yang kompleks ataupun pemanasan teknik bernyanyi yang kompleks, lakukan pemanasan yang sederhana terlebih dahulu. Ulangi pemanasan beberapa kali dalam sehari untuk menghindari ketegangan otot leher,
2. Pernapasan untuk bernyanyi yang benar adalah pernapasan diafragma. Banyak orang belum menguasai teknik pernapasan ini, karena secara default setiap orang dalam kesehariannya bernapas menggunakan pernapasan dada, yaitu menghirup napas ...
suara dalam technik vocal ada 3 macam yg dinamakan register.
a. chestvoice (suara dada), untuk nada2 rendah sampai perbatasan register chestvoice ke headvoice.
b. mixvoice (middlevoice, suara campuran dada dan kepala), untuk nada2 yg mulai tinggi dan volumenya forte sampai fortissimo.
c. headvoice (suara kepala) untuk nada2 yg tinggi atau ciri khas tone penyanyi seriosa/opera perempuan. Rongga2 ditulang kepala bagian depan (mata, hidung, kening,dll) adalah ruang resonans suara.Sebab itu headvoice adalah suara atau tone yg paling keras fff.
Teknik falsetto adalah teknik bernyanyi dengan volume yg pelan (piano), adalah salah satu teknik yg cukup sulit dikuasai. Karena suara tidak didukung oleh tekanan udara, seperti kalau menggunakan fullvoice, seperti Chaka Khan yg stylenya memang hampir selalu menggunakan mixvoice. Jadi, biasanya falsetto lebih mudah dinyanyikan di register headvoice (nada2 yg tinggi, untuk suara perempuan biasanya dari octave C, suara laki mulai dari B dibawah middle C).
DAY 3-----------------------------------------
Pengetahuan penyanyi2 dengan perberbedaannya 1
Philip Bailey dan Barry Gibb bernyanyi dgn headvoice & falsetto. Sedangkan Chaka Khan atau Minnie Ripperton bernyanyi dgn all 3 register dgn tambahan, Minnie Riperton with pipevoice, yaitu suara yg sangat tinggi (beberapa octave dari middle C) yg hanya bisa dijangkau oleh penyanyi2 tertentu yg memang susunan anatomi ditenggorokannya sudah menunjang teknik itu. Contoh penyanyi2 lain, Rachelle Ferell, Shanice dan Mariah Carey.
Bedanya suara penyanyi seriosa dan penyanyi jazz/pop yg tidak sekolah vocal,
falsetto penyanyi seriosa terdengar lebih bulat walaupun mereka menyanyikan nada tinggi dgn piano (suara pelan) dan tone-nya jelas tanpa terdengar suara udara (cenderung lirih). Sedangkan yg tidak belajar vocal, biasanya lebih banyak terdengar suara udara daripada tone-nya sendiri, seperti Jon Bonjovi ketika menyanyi dgn falsetto.
Semua itu terjadi oleh karena koordinasi voicelips, muscles, tongue position, breathing, dll tidak terlatih. Ini yg selalu kita dengar dari penyanyi2 berbakat alami without vocaltraining backround.
Namun, falsetto yg kita dengar dari penyanyi2 terkenal, umumnya di dunia pop, bisa digunakan untuk memberikan effect yg membuat lagu dinyanyikan lebih emosional. Hanya saja, terlalu sering menyanyi dengan falsetto tanpa belajar teknik vocal secara komprehensif, bisa merusak suara. Dan untuk menyembuhkannya perlu waktu ber-tahun2 dan orang itu tidak boleh menyanyi selama proses penyembuhan.
Catatan:
Jangka waktu belajar menyanyi lebih lama lagi daripada
belajar instrumen. Karena harus diawali dgn pembentukan/latihan koordinasi seluruh tubuh, mulai dari sikap tubuh, diafragma, teknik pernafasan, meng-explore ketiga register, otot2 tenggorokan, voicelips (pita suara), posisi tulang punggung, posisi lidah, mimic wajah yg menunjang produksi tone dan masih banyak lagi.
Pendek kata, memiliki pengetahuan dasar tentang anatomi.
Setelah itu, dilanjutkan dengan latihan interval untuk menyanyikan setiap tone dengan tepat. Baru kemudian mulai bernyanyi dan membaca not balok.
Inilah proses yg harus dilalui jika ingin menjadi penyanyi seperti Sheryl Crow, Manhattan Transfer, Bobby Mcferrin, New York Voices, Jay Clayton, Ursula Dudziak, Lauren Newton, dll.
Apabila ingin jadi penyanyi Rock/Pop yg baik, cukup
dengan vocaltraining yg baik dan terarah "underinstruction of a good and experienced vocal teacher" yg dulunya sekolah vocal secara formal.
Jadi, matang dalam vocal pedagogy/psychology.
DAY 4---------------------------------------------------------------
Pengetahuan penyanyi2 dengan perberbedaannya 2
Belajar olah Vokal sebaiknya dimulai pada usia 19 tahun (perempuan) dan pada usia 22 (laki2). Karena sebelum usia tersebut, perkembangan anatomi, khususnya tenggorokan dan rongga mulut, emosi dan jiwanya boleh dikatakan belum cukup matang. Biarkanlah anak2 menyanyi secara
alami, misalnya Tasha. Tetapi jika ingin belajar musik, sebaiknya anak2 diawali dengan belajar piano, gitar atau instrumen yg lain.
VoCaL ChOrD
Apa yah vocal cord? maksudnya biar bahasanya bisa dipahami dengan mudah..
Nada suara kali yah?
kalo kita nyanyi pastinya ada tonasi saat rongga mulut dan kerongkongan terbuka.Ibaratnya pita suara tuh kayak Gendang Drum yang sangat kencang,kalo kita bernyanyi dengan Fokus atau hati-hati. Maka hasiL vokal yang dikeluarkan akan selaras dengan telinga dan begitu pula sebaliknya jika kita bernyayi secara gak fokus.HasiLnya vokal yang keluar bakalan pecah,Kalau kita bernyanyi kedengarannya seakan-akan kita akan batuk.
kalau kita bernyanyi terlalu lama atau sering,bakalan mengakibatkan banyak lendir di tenggorokan. Hal ini dikarenakan mekanisme perlindungan fisik oleh tubuh kita pada saat Vocal Cord.
Pelu diingat,saat kita menyayikan nada-nada tinggi dan suara yang keras,jangan menekan udara terlalu keras efeknya nanti suara yang timbul adalah vocal unfocus yang serak. TApi biarpun begitu,walaupun kita bernyayi dengan suara focus agar mendapat suara yang lebih baik terkadang dengan vocal unfocus yang sedikit serak dan seolah-olah kehabisan udara bakalan jadi efeek ekspresi emosi yang baik.
Hal ini banyak menjadi sebab banyak penyanyi yang mengjabiskan simpanan udaranya guna mencapai puncak emosional.Jangan terlalu sering,karena efeknya dapat menguras energi saat performa. So kita harus bisa ngontroL teknik bernyanyi dengan sebaik-baiknya.
Dengan fokus menghasilkan nada sustain yang panjang, mengurangi masalah ditenggorokan, mempermudah kita untuk memperlebar wilayah jangkauan nada dan meningkatkan fLeksibiLItas Vokal.
Note: PENGUASAAN ARTIKULASI (pengucapan kata)
Seorang penyanyi harus menguasai dan menghafalkan syair (lirik) lagu dengan benar dan benar.Juga harus mengucapkan kata2 dengan jelas dan tegas.Untuk membantu agar dapat memberikan jiwa pada lagu tersebut.Harus memahami isi dan maksud yang terkandung dalam lagu
DAY 5-----------------------------------------------------------------
Tekhnik Vibarasi :
Vibrasi adalah salah satu bentuk suara yang bergetar dan bergelombang dalam tekhnik vocal,vibrasi ini merupakan tahap finishing.Fungsinya lebih karna biar terlihat lebih indah dan merdu.
Kalo mau tahu contoh vibrasi yaitu ketika seseorang tertawa terbahak2,suara akan terdengar bergetar dan bergelombang…Kemudian dalam dunia tarik suara,bentuk dasar tersebut dikembangkan menjadi sebuah tekhnik dalam bernyanyi yang disebut vibrasi
Tekhnik vibrasi terjadi dengan memantulkan suara ke rahang atas,dan tekhnik vibra yang baik berawal dari penghayatan lagu yang di bawakan.
Bila kita bisa menjiwai lagu tsb tentu saja vibra akan keluar dengan baik dan tepat sasaran,maksudnya tepat sasaran adalah dimana bait lagu yang pantes divibrain keluar dengan sendirinya tanpa ada kesan maksa seperti suara orang gemetaran atau kedinginan…Jadi vibra yang keluar alami dari pita suara yang bergelombang
DAY 6-------------------------------------------------------------------------
SIKAP TUBUH DAN KONDISI SAAT MENYANYI :
Sikap tubuh dalam bernyanyi baik dalam latihan maupun pada saat kita sedang tampil dipanggung/stage.Mengapa sikap tubuh sangat berpengaruh pada sirkulasi nafas yang merupakan unsur penting dalam bernyanyi…sikap ini harus dilatih baik sikap duduk maupun berdiri.
Sikap tubuh sangat mempengaruhi produksi suara seorang penyanyi baik penyanyi solo maupun bernyanyi bersama2.Pada saat bernyanyi,tubuh harus dalam kondisi rileks (bukan santai).Tubuh yang rileks dimaksudkan agar suara yang dihasilkan juga rileks dan tidak tegang.Untuk menciptakan suasana yang rileks sebelum bernyanyi diperlukan suatu relaksasi atau pelemasan tubuh dengan bersenam atau memijat,yoga dll.
Relaksasi perlu dilakukan pada saat latihan dan jg pada saat sebelum penampilan,apalagi pada saat berlomba.Mental yg tegang mengakibatkan tubuh menjadi tegang juga sehinga suara yang dihasilkan tidak maksimal.Posisi tubuh dalam bernyanyi pun harus mendapat perhatian.Posisi yang baik adalah berdiri dengan membagi beban yang sama pada dua kaki dan menempatkan kaki sedemikian rupa sehingga menjadi seimbang.Terutama agar tubuh juga dapat bergerak mengekspresikan dari lagu yang dinyanyikan.
Pada posisi menyanyi sambil duduk,posisi tubuh bagian pinggang keatas harus dalam kondisi yg sama dengan posisi tubuh bagian pinggang keatas pada saat sedang berdiri.Posisi tubuh yang tegak sangat dibutuhkan,ekspresi wajah pada saat menyanyi juga sangat menentukan.Pada saat mengamabil nada2 yang tinggi perlu konsentrasi dalam menyanyikannya.Maka alis dapat dinaikkan serta pipi sepeerti seorang yang sedang tersenyum dan jgn lupa untuk membuka mulut yang lebar sesuai dengan ketentuan yang biasa dilakukan dalam menyanyi.
Bahkan pada saat menyanyi memang Nampak wajah akan terlihat jelek,namun suara yang dihasilkan akan jauh lebih berkualitas dibandingkan dengan kalo kita menyanyi hanya ingin menampilkan penampilan saja
DAY 7------------------------------------------------------------------
Menjadi seorang performer sejati
• Menjadi penyanyi kafe ? why not ?
Seni bukanlah hal yang yang negative dan bisa menjadi hal yang positf,tergantung siapa dan bagaimana melakukannya.Seni adalah suatu pekerjaan yang diberikan TUHAN sebagai suatu talent.Hanya jalurnya harus benar.Semua penyanyi lebih baih masuk kafe terlebih dahulu sebagai sarana uji coba dan sebenarnya banyak hal yg dapat dipelajari mulai dari sana.Dari soal sound,monitoring hingga bagaimana menghadapi penonton yang bermacam2 itu.Kadang ada penonton yang datang memang untuk menonton dan mendengarkan kita menyanyi,ada yang datang untuk makan dan mabok2an bahkan ada yg mau jahil terhadap penyanyi wanita.Semua tantangan ada di kafe.Begitu kita tau caranya mengendalikan panggung dengan baik,maka ketika kita mendapat tantangan yang lebih besar kita sudah bisa mengetahui bagaimana menghadapinya.
Ilmu panggung itu semua datang dari kafe…Penyanyi naik panggung kan bukan hanya untuk mengeluarkan suara tetapi bagaimana menarik perhatian penonton yang sedang makan atau ngobrol dapat mengalihkan perhatiannya pada kita,dan kedepan ketika rekaman,ketahanan tubuh dan kemantapan suara kita juga menjadi lebih baik dikarenakan pengalaman kita di kafe.
• yang perlu dicatat baik2 adalah dalam melakukan komunikasi,jika belum berani melihat penontonjangan melihat kebawah.Menunduk akan memberikan kesan takut.Jika itu yang terjadi,penonton akan menjadi kurang respek.Sebisa mungkiin pandangan mata diarahkan pada daerah atas kepala penonton.Dengan begitu penonton akan tetap respek dan akan mengikuti apa yang dikehendaki oleh penyanyi melalui komunikasi tersebut.
DAY 8--------------------------------------------------------------
Become A Singer
Menjadi seorang penyanyi,penguasaan atas panggung merupakan bagian yg tak kalah penting disbanding dengan bagian2 lain,termasuk tekhnik itu sendiri.Sebab meskipun memiliki tekhnik bernyanyi yang bagus,namun jika tidak memiliki tekhnik penguasaan panggung,semuanya akan menjadi sia2 belaka.Penguasaan tekhnik bernyanyi yang sempurnapun menjadi tak berarti.
Kenapa kebanyakan penyanyi pemula kesulitan utk meniarik perhatian penontonnya,sementara penyanyi professional dengan mudah beraksi diatas pentas dan dengan sendirinya telah menjadi magnet bagi penonton ? Jawabannya terletak pada penguasaan panggung. (pertemuan sebelumnya).
Penyanyi yg tdk dapat menguasai panggung,penampilannya akan menjadi kacau meskipun dgn didukung lagu dan music yang bagus.Mereka terkesan kurang percaya diri,dan terlihat hanya sibuk dgn dirinya sendiri,shg tdk bisa menarik perhatian penonton.Beda sekali dengan penyanyi professional.
Panggung dapat diibaratkan sebagai “medan tempur” bagi penyanyi,dimana reputasi dan kredibilitas seorang penyanyi dipertaruhkan.Maka jika seorang penyanyi telah menguasai “medan tempurnya” dgn baik,dia akan menang.Dan secara otomatis reputasi dan kredibilitas sebagai seorang penyanyi akan meningkat sesuai dengan tingkat penguasaan dan profesionalitasnya.
Faktor yang harus dikuasai :
Mental panggung seorang penyanyi,merupakan factor penting dalam bernyanyi diatas panggung dan menentukan suksesnya sebuah pementasan.Bila mental seorang penyanyi bagus,maka dia akan tampil dgn percaya diri yg tinggi dan dgn mudah menguasai panggung.Sehingga mampu menutupi kekurangan pada bagian lain,misalnya kesalahan yg mungkin muncul ketika bernyanyi,music pengiring yang kurang bagus,sound system yang tidak sempurna,situasi dan kondisi panggung yang kurang mendukung dsb.Kesalahan2 itu ditutupi dgn keberaniannya berimprovisasi dan mengalihkan perhatian penonton dari berbagai kesalahan tersebut.Maksud dari mental panggung adalah kondisi mental seseorang dalam melakukan aktivitas diatas panggung (bukan hanya penyanyi).Cara menguasai mental panggung adalah dengan berbagai tahapan pelatihan :
1. Bernyanyi (bisa dgn karaoke) hingga benar2 bisa menguasai nyanyiannya dgn baik.
2. Memperagakan dihadapan orang2 terdekat utk melihat dan mendengarkan aksinya.
3. Memperagakan pada komunitas terbatas (teman,tetangga etc)
4. Bernyanyi pada pentas terbatas (ultah,pentas music etc)
5. Bergabung dalam group music
6. Terus aktif dalam mengikuti pementasan dan mengembangkan diri,baik pada aksi panggung atau yang lainnya.
Dengan menjalankan tahapan tsb,maka secara perlahan mental panggung akan dikuasai sesuai dengan tahapan yg dilakukan dan jam terbangnya.Semakin banyak jam terbang seorang penyanyi,maka semakin kuat pula mental panggung yg ia miliki.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar