23 Juli, 2013

Happiness In The Other Way

The happiness of having such a close and warm family it's describes in our smiles and hugs in  every situations...we are belongs to one and another...we are children of Jesus Christ and we are not afraid because Jesus will lead our way.















We miss u Mom and Dad in heaven 






Menemani Kegagalan

Menghadapi suatu kegagalan bukanlah suatu hal yang sangat mudah bagi setiap manusia dalam kehidupan mereka.Baik yang telah sukses kemudian gagal maupun yang belum pernah berhasil namun sudah menghadapi suatu kegagalan dalam kehidupannya.
Untuk orang dewasa yang sudah berpengalaman pun suatu kegagalan akan sanggup membuat hatinya hancur dan merasa tak berdaya,sedih maupun kadang bisa juga kehilangan kendali diri... 

Apalagi jika seorang anak2 yang usia nya belum lagi dewasa...

Untuk seorang anak2...kondisi kegagalan bisa menimbulkan kesedihan yang sangat dahsyat dihatinya
bahkan bisa jadi dia belum mengerti apakah itu arti kegagalan sehingga dia tidak merasa sedih,malu bahkan dianggap suatu hal yang biasa saja.
Kegagalan anak2 ini biasanya di sebabkan oleh kegagalan pola atur atau system dari orang dewasa yang ada di lingkungan mereka.Orang dewasa seperti orang tua ataupun guru disekolah yang menerapkan dan membatasi cara berpikirnya mengikuti dan menuruti pola pikir orang dewasa.
Kesalahannya adalah jika orang dewasa memposisikan anak2 ini menurut sekehendak hatinya saja...akhirnya anak2 harus mengikuti system yang di buat orang dewasa yang mana kadang agak sedikit kolot atau terlalu terpaku dengan tuntutan program akademik yang kaku.

Anak2 memiliki otak dan daya berpikir sesuai dengan perkembangan mereka...

Setiap orang tua menginginkan yang terbaik untuk anak2nya itu pasti...mereka selalu berusaha mengikuti perkembangan yang sesuai dengan cara berpikir anak2 itu harus.Menghargai setiap pemikiran anak2 dan menunjukkan kebanggaan atas karya atau kemampuan anak2 dalam kemajuan berlaku atau menghadapi situasi yang terjadi...terlebih2 bisa menjadikan diri sebagai teman dalam anak2 berbagi pendapat dan perasaan mereka.Menjadi orang tua yang demokratis akan membuat anak2 menjadi nyaman dalam hubungan dalam keluarga sehingga anak2 merasa aman dan dihargai dalam kondisi manusia yang sedang berkembang dan mencari jati diri.
Namun kadang2 system yang dijalankan oleh orang tua tidak juga sepaham dan sejalan dengan cara sekolah akademik itu menghadapi anak2 dalam pertumbuhannya di lingkungan sekolah.
Sekolah formal akademik yang selalu mengutamakan kurikulum dengan konsep2 mereka itu baik adanya,tapi beberapa tenaga pengajarnya yang hanya mengejar tuntutan kurikulum tanpa melihat kondisi dan situasi yang terjadi dalam diri anak2 itu sepertinya mengganggu proses anak2 dalam menyerap dan menerima pelajaran di sekolah.

Saya berkata sebenarnya setiap sekolah itu baik adanya....dengan segala konsep yang ditonjolkan...

Sangat disayangkan keadaan salah satu sekolah yang cukup besar dan menyebut dirinya pembentuk karakter anak2 tidak disertai dengan pembimbingan tenaga pengajar yang sesuai dengan konsepnya.Mereka hanya sekolah formal biasa tanpa benar2 terlihat karakternya secara keseluruhan.Harusnya sebelum membentuk karakter untuk murid2 nya,tenaga pengajarnya juga harus membentuk karakter mereka dahulu.
Menilai anak2 bukan hanya dari nilai akademik yang hanya merosot beberapa bulan terakhir saja...menyikapi karakter anak2 dengan karakter yang baik juga.Tidak melabeli anak2 dengan istilah bodoh ataupun nakal,namun mencari tau mengapa terjadi hal seperti ini dan mencari jalan keluar untuk bisa membangun kepercayaan diri anak2 untuk merasa bisa diterima dalam lingkungannya kembali.
Banyak hal yang terjadi yang terjadi yang sangat mengecewakan dalam mereka menghadapi anak2 disekolah....yaahhh mereka hanya manusia biasa...itulah kata2 yang biasa mereka ucapkan.
Namun kegagalan dalam berkarakter,cara penanganan dan bahkan penilaian terhadap anak2 inilah akhirnya menyebabkan kegagalan anak2 dalam berpendidikan.
Orang tua berusaha memberikan pendidikan yang terbaik...namun sebagian tenaga pengajar tidak mengerjakan tugas mereka dalam cara mengajar dengan menggunakan karakter yang seharusnya.
Tidak mau mengungkapkan semua kejadian secara rinci namun sebagai orang tua kiranya harus tetap belajar mencari tau apa yang harus dilakukan untuk bisa mengentas anak2 jika mereka masuk dalam kondisi seperti ini.

Turning Point...

Kegagalan bukan akhir dari segalanya...bisa jadi jika gagal disuatu kondisi akan bisa mencari keberhasilan di kondisi yang lainnya.
Meyakini bahwa untuk menuju jalan yang terbaik bisa jadi melewati hambatan2 yang akan dihadapi dulu.Berpikir jika tidak melewati kegagalan mungkin tidak akan menemukan kesempatan baru yang terbaik ditempat lain.

Tidak perlu menyalahkan siapa2 lagi...berusaha introspeksi dan berkaca saja sehingga kesedihan atas kegagalan bisa menjadikan cambukan untuk bisa berusaha menjadi yang lebih baik di masa yang akan datang.Menemani dalam segala keadaan dan situasi...menghibur dan mencari jalan yang terbaik yang akan segera saya lakukan.Mencintaimu dengan segenap hatiku...

This is the time to leave all the bad things behind...startin' all over for the best future
For better life u will be by my side and by HIS arms always

I love u always Jay